Ada Kasta di dalam pesawat..

Beruntunglah teman – teman yang pernah duduk di business class atau bahkan first class untuk penerbangan jarak jauh. Bayangkan kita bisa duduk di kursi yang lega sambil selonjoran, atau bahkan tiduran di kasur empuk first class. Perjalanan jarak jauh dari negeri ini ke Eropa sana misalnya yang memakan waktu lebih dari 12 jam bisa terlewati dengan aman sentosa. Duduk di business class atau first class juga memberikan privilege yang lebih dibanding penumpang kelas ekonomi. Kadangkala hal – hal seperti itu lumayan bermanfaat juga. Dengan duduk di business atau first class kita bisa masuk pesawat atau keluar pesawat lebih dulu. Disaat penumpang kelas ekonomi harus berdiri antri menunggu giliran masuk atau keluar pesawat, para penumpang kelas binis bisa dengan santainya melenggang kangkung karena dipanggil lebih dulu. Belum lagi perbedaan fasilitas dan service yang diberikan. Yah, seperti ada kasta di dalam pesawat hehe

Pernah saat saya terbang dari satu kota di Eropa dan harus transit di Dubai, saya bersama ratusan penumpang kelas ekonomi lainnya harus antri lumayan lama untuk bisa masuk pesawat. Dan saat saya masuk pesawat itu, saya harus melewati deretan kursi business class dimana para penumpangnya sudah santai duduk tanpa harus repot – repot antri. Lumayan ngeselin juga hehe tapi ya itu lah keistimewaan yang harus ditebus dengan uang yang banyak. Dari situ saya ngebatin, suatu saat saya harus bisa duduk disitu! Aamiin.

Well, sebagai perbandingan, untuk duduk di business class kita harus membayar 3 sd 4 kali lipat dari harga kursi di kelas ekonomi. Jika misalnya harga kursi ekonomi Jakarta – Dubai return dengan Emirates kita hanya membayar 10 jutaan, maka untuk bisa menkmati semua keistimewaan di kelas bisnis, kita harus rela membayar 30  – 40 juta. Lumayan berasa kan hehe

Lebih Istimewanya lagi kalo kita bisa duduk di first class, wah itu sih akan dilayani bagaikan raja. Kita akan punya satu pramugari yang khusus melayani kita seorang. Selama penerbangan kita bisa tidur selonjoran dan bebas memesan makanan apa saja dan kapan saja. Ga kaya kelas ekonomi yang waktu makannya sudah diatur jam nya, duduknya pun harus rela berhimpitan dengan penumpang sebelah hehe. Dan enaknya lagi, di first class kita bisa berasyik masyuk dengan pasangan di atas ketinggian beratus km dari permukaan bumi, dan officially join sebagai member Mile High Club.  Dan kemungkinan itu akan besar terjadi kalo kita berada di first class, asik kan hehehe. Tapi inget resikonya kalo ketauan juga besaar banget loh 😀

Saya sendiri belum pernah bepergian di business apalagi di first class. Selain sayang banget sama perbedaan harganya, saya juga belum merasa mampu dan pantes hehe. Paling untuk latihan ngerasain duduk di depan, saya selalu membeli hot seat ketika bepergian naik budget airlines, lumayan bisa ngerasain duduk didepan, masuk dan keluar pesawat duluan hehe.

Aah, semoga suatu saat saya bisa bepergian dengan first class, seperti foto dibawah ini! Aamiin

  • Foto diatas First Class Cabin di A380 Emirates, sumber http://onebigphoto.com
View All

3 Comments

  1. mupengggggg…..

    Reply

  2. Pas antri memang menyakitkan Mas. Pas liat kenyamanan kursi mereka juga menyakitkan. Untungnya yang private cabin saya blom pernah liat. Soal makanan juga agak menyakitkan. Tapi kalo saya lebih besedia menerima sejumlah rasa sakit itu dibanding sakit pas bayar tiketnya. Mungkin kita sanggup sekali-sekali bayar kursi business class atau bahkan first class. Tapi kalau selisih harganya disumbangkan saja untuk orang miskin, tentunya akan membantu kita mengurangi “rasa sakit” yang lebih hakiki nanti.

    Reply

  3. @mas adi : hehe setuju mas!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *