Merajut mimpi sampai ke Oxford

Pada kunjungan saya ke UK untuk kali ke empat pada bulan Juli 2014 lalu, saya menyelipkan rencana kunjungan ke Oxford disela – sela kunjungan utama saya ke Warwick University untuk mengikuti annual meeting NEBOSH dan kunjungan ke Leicester untuk mengikuti meeting di IOSH – UK, organisasi profesi Occupational Health and Safety terbesar di dunia. Kebetulan kota Oxford berada di antara jalur kereta London – Leicester, sehingga saya bisa mengatur waktu saya untuk turun di Oxford untuk mengeksplorasi keindahan kota dan sejarah Universitas, baru kemudian naik kereta selanjutnya ke Leicester.

Kereta menuju Oxford berangkat dari stasiun London Paddington pada jam 09.45, sampai di Oxford jam 10.47, On time! Tiket kereta saya beli seharga 12,20 pounds melalui web nationalrail.co.uk. Saya hanya mempunyai waktu kurang lebih 8 jam untuk bisa mengeksplore Oxford University, karena kereta selanjutnya yang akan mengantar saya ke Leicester akan berangkat pukul 19.13 dari Oxford. Waktu yang sangat sempit sebenarnya, so saya menyarankan jika ada yang ingin berkunjung ke Oxford, minimal tinggallah semalam disana. Karena dengan tinggal lebih lama kita bisa menjelajah kota dan kampus lebih jauh sambil merasakan suasana kehidupan kota mahasiswa itu di waktu siang maupun ketika hari sudah gelap. Oia, kalo ada yang tertarik, ada juga loh tur yang mengajak kita untuk menjelajah tempat tempat angker yang ada di kampus maupun di kota Oxford, berani? hehehe

Oxford adalah salah satu kampus terbaik di UK, bahkan di dunia. Menurut Times Higher Education, pada 2016 Oxford menduduki peringkat kampus terbaik nomor dua didunia setelah California Institute of Technology, lebih baik dari Cambridge yang adalah pesaing bebuyutannya, MIT bahkan Harvard.  Universitas Oxford mempunyai sejarah yang panjang karena didirikan sejak ratusan tahun lalu, bukti sejarah membuktikan bahwa aktivitas pengajaran disana sudah berlangsung sejak tahun 1096. Fakta itulah yang membuat saya membulatkan tekad untuk datang kesana untuk bisa melihat kaya gmn sih kehidupan orang – orang pinter sedunia disana itu hehehe

Untuk mengetahui sejarah kampus dan aktivitas akademik disana, saya memesan satu tiket walking tour: University and City tour melalui experienceoxfordshire.org. Tiket  tur saya pesan online dengan harga 9 pounds saja. Tur dipimpin seorang tour guide resmi yang kompeten dan berpengalaman bertahun tahun dalam menjelaskan sejarah dan kehidupan kampus. Saya sangat merekomendasikan bagi yang ingin berkunjung ke Oxford untuk ikut dalam satu tur. Ada banyak tur yang tersedia yang dijalankan oleh satu organisasi atau bahkan mahasiswa.

Saya tergabung dalam kelompok tur kecil beranggotakan 10 orang yang datang dari berbagai negara. Saya sangat menikmati setiap penjelasan yang diberikan oleh tour guide itu. Kami diajak menyusuri setiap tempat yang ada di Oxford University, dari mulai berbagai College yang ada di Oxford, Divinity School, Bodleian Library, Sheldonian Theatre, Bridge of Sigh, sampai menyusuri berbagai spot menarik di kota Oxford yang nyaman.

Hari itu saya beruntung sekali, ternyata pihak universitas sedang melaksanakan prosesi wisuda. Ada banyak wisudawan / wisudawati baru lengkap dengan toganya terlihat di berbagai sudut kampus, berjalan begitu bangga disertai orang tua dan orang yang mereka cintai. Siapa juga yang tidak bangga bisa lulus dari salah satu kampus terbaik di dunia hehe. Salah satu prosesi pasca wisuda yang umum dilakukan para wisudawan/i itu adalah foto di depan Bridge of Sigh. Dan saya juga tidak mau ketinggalan ikut foto disana hehe

Disela – sela tour yang saya ikuti itu, saya melihat ada puluhan remaja asia seusia SMP yang dengan tekun mengikuti tur yang mungkin semacam study tour yang diselenggarakan sekolahnya. Menarik sekali apa yang mereka lakukan, remaja semuda itu bisa mengunjungi salah satu kampus terbaik didunia, saya yakin mereka pasti akan termotivasi untuk suatu saat bisa menuntut ilmu disana.

Begitupun saya, sebagai seorang musafir yang saat itu sedang menunaikan ibadah puasa Ramadhan, saya sibuk merapalkan doa doa yang saya panjatkan dari hati supaya suatu saat nanti anak keturunan saya bisa menuntut ilmu di Oxford atau di salah satu kampus terbaik didunia lainnya. Belajar dan merantau untuk mendapatkan kearifan di negeri yang jauh.  Ah, namun kemudian saya membatin apalah artinya belajar di kampus terbaik dunia jika kemudian tidak bisa menebar manfaat kepada orang lain? Lalu saya pun menambah doa saya, semoga dimanapun anak keturunan saya belajar kelak, ilmu yang didapatkan bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi sesamanya, mendapat hikmah dari cahaya diatas cahaya untuk semakin mendekatkan dirinya kepada sang Maha Pemilik Ilmu, aamiin!

Gereja tua di Oxford

Gereja tua di Oxford

Traveling ke Oxford - UK

Suasana di kota Oxford yang nyaman :)

Oxford Official Walking Tour

Oxford Official Walking Tour

Tur ke Oxford University, England UK

Ada yang tau arti tulisan ini?

 

Bridge of Sigh, Oxford

Bridge of Sigh, Oxford

Salah satu college yang ada di Oxford University

Salah satu college yang ada di Oxford University

Tour ke kampus Oxford University UK

Tour ke kampus Oxford University UK

View All

2 Comments

  1. Yah…setujuh mas.. Moga2 yg bisa kesana generasi saya berikutnya…
    Oh, bisa tour ya ? Menarik banget ya… Kasian saya belum pernah kesana. hiksss

    Reply

    1. Indra Kurniadi May 31, 2016 at 4:55 pm

      aamiin..thanks untuk kunjungannya mba vika

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *