KHUKURI 

Saat saya berkesempatan untuk mengunjungi Nepal untuk kedua kalinya pada bulan Januari 2015, saya memaksa diri saya sendiri untuk membeli Khukuri, senjata khas orang Nepal. Senjata yang juga dipakai sebagai senjata resmi tentara Gurkha. Orang Nepal bangga sekali dengan identitasnya sebagai orang Gurkha. Walaupun sekarang ini Gurkha hanyalah nama satu daerah di Nepal, namun menurut sejarah dari Gurkha lah kemudian kerajaan Nepal terus berkembang.

Orang Gurkha terkenal dengan keberaniannya. Ada yang menyebutnya sebagai “the bravest of the brave”. Inggris merekrut orang Gurkha sebagai salah satu unit pasukan mereka karena terkesan dengan keberanian mereka saat terjadi perang antara Gurkha Kingdom di Nepal dan East India Company pada tahun 1814 – 1816. Keberanian mereka digambarkan oleh Sam Manekshaw dalam kalimat berikut “If a man says he is not afraid of dying, he is either lying or is a Gurkha“. Hmm, barangkali pak Sam Manekshaw belum membaca sejarah ketika pasukan Gurkha yang ditakuti itu harus tunggang langgang menghadapi arek arek Suroboyo dalam peristiwa 10 November 1945. Malah ada ungkapan, clurit orang Madura tidak kalah mematikan dengan pisau Khukuri Gurkha hehehe.

Anyway, pisau Khukuri sangat layak untuk dibawa sebagai buah tangan dari Nepal. Harga sangat bervariasi, tergantung dari ukuran dan material pisau, gagang pisau serta sarung pembungkusnya. Gagang pisau ada yang terbuat dari batu, sedangkan sarung pembungkus ada yang terbuat dari tanduk atau kulit. Saya beli Khukuri dengan sarung pembungkus dari kulit asli seharga NRs 2500 atau sebesar Rp 325 ribu.

Ah, semoga pisau Khukuri yang saya bawa jauh jauh dari Nepal ini tidak dipake oleh istri saya buat motong bawang atau buncis.

View All

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *